Media Engklek dalam Pembelajaran Membaca Aksara Sunda Tingkat Sekolah Dasar (SD)

Isi Artikel Utama

Tuti
Ruhaliah
Yuliani
Harini

Abstrak

Mempelajari bacaan aksara Sunda sangat penting dalam dunia pendidikan, karenanya selain menjadi suatu pembelajaran, tapi juga salah satu cara dalam menjaga warisan budaya. Adanya anggapan bahwa peserta didik merasa kesulitan dalam mempelajari aksara Sunda merupakan salah satu penyebab ketidaktercapaian hasil belajar yang maksimal dalam pembelajaran membaca aksara Sunda. Media pembelajaran yang memiliki peran penting dalam rangkaian pembelajaran dapat membantu guru dalam menyampaikan tujuan dari materi pembelajaran.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana kemampuan peserta didik kelas V-B SDN Cimanggu Kecil Bogor Tahun Ajaran 2023/2024 dalam membaca serta menulis aksara Sunda sebelum dan sesudah menerapkan media engklek. Serta untuk mengetahui keefektifan dan peningkatan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran membaca aksara Sunda setelah menerapkan media engklek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, dengan menggunakan metode kuasi eksperimen, dengan desain pre-test, treatment, dan post-test  terhadap peserta didik kelas V-B SDN Cimanggu Kecil Bogor Tahun Ajaran 2023/2024 yang berjumlah 33 peserta didik. Hasil dari penelitian menunjukkan, sebelum menerapkan media engklek, yakni berada dalam kategori belum mencapai ketercapaian dengan rata-rata yakni 53,96. Sedangkan, hasil setelah menerapkan media engklek yakni berada dalam katégori sudah mencapai ketercapaian dengan rata-rata menjadi 73,06. Maka dari itu dapat terlihat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca aksara Sunda antara sebelum dan sesudah menerapkan media engklek berdasarkan hasil uji normalitas dan uji hipotesis yang menunjukkan hasil signifikansi (Sig (2-tailed)) berada pada angka 0,000 atau ≤ 0,05. Kesimpulannya adalah media pembelajaran dengan media engklek efektif untuk kemampuan peserta didik dalam pembelajaran membaca aksara Sunda. 


Learning Sundanese script reading is very important in the world of education, because in addition to being a lesson, but also one way to maintain cultural heritage. The assumption that students find it difficult to learn Sundanese characters is one of the causes of not achieving maximum learning outcomes in learning to read Sundanese characters. Learning media that has an important role in a series of lessons can help teachers in conveying the objectives of the learning material. The purpose of this study was to determine and describe how the ability of class V-B students of SDN Cimanggu Kecil Bogor Academic Year 2023/2024 in reading and writing Sundanese characters before and after applying engklek media. As well as to determine the effectiveness and increase in students' interest in learning to read Sundanese characters after applying engklek media. The method used in this study, using the quasi-experimental method, with a pre-test, treatment, and post-test design for class V-B students of SDN Cimanggu Kecil Bogor Academic Year 2023/2024 which amounted to 33 students. The results of the study showed, before applying the engklek media, which was in the category of not achieving achievement with an average of 53.96. Meanwhile, the results after applying engklek media are in the category of having reached achievement with an average of 73.06. Therefore, it can be seen that there is a significant difference in the ability to read Sundanese characters between before and after applying engklek media based on the results of the normality test and hypothesis testing which shows the significance results (Sig (2-tailed)) are at 0.000 or ≤ 0.05. The conclusion is that learning media with engklek media is effective for students' ability to learn to read Sundanese characters.


 

Rincian Artikel

Bagian

Penilitian

Cara Mengutip

Media Engklek dalam Pembelajaran Membaca Aksara Sunda Tingkat Sekolah Dasar (SD). (2026). Jurnal TEKNODIK, 69-80. https://doi.org/10.32550/z0r9n046

Referensi

Ali, A., Venica, S. D., Aini, W., & Hidayat, A. F. (2025). Efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Journal of Information System and Education Development, 3(1), 1-6.

Aripin, N., & Nuraeni, L. (2025). Pengaruh media pembelajaran YouTube terhadap hasil menulis paguneman pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ciniru. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(3), 2112–2114. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.6617

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: pendekatan praktis: Vol. 23.5. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Firdaus, A., & Setiadi, D. (2015). Pelestarian Bahasa Daerah (Sunda) dalam upaya penguatan Kebudayaan Nasional. Dalam Seminar Nasional : Pertemuan Ilmiah Bahasa Sastra Indonesia (PIBSI) XXXVII. 1088–1095. https://eprints.ummi.ac.id/96/

Herlin, H., & Ropiah, O. (2023). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share terhadap hasil membaca artikel seni budaya Sunda di SMP kelas VIII. Lokabasa, 14(1), 15–26. https://doi.org/10.17509/jlb.v14i1.55948

Kurnia, N., Hendri, M., & Phatoni, H. (2020). Hubungan persepsi dengan hasil belajar fisika siswa kelas X MIA di SMA Negeri 4 kota Jambi dan SMA Negeri 11 kota Jambi. Jurnal EduFisika, 01(02), 55-63.

Kuswari, U. (2010). Evaluasi Pembelajaran Bahasa. Jurusan Pendidikan Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung : CV. Grafik Kendaraan.

Mukarromah, A., & Andriana, M. (2022). Peranan guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Journal of Science and Education Research, 43–50. https://doi.org/10.62759/jser.v1i1.7

Mulyaningsih, NN, spk. (2023). Etnofisika dalam Permainan Tradisional Seri : Vol. 15,5 cm x 23 cm). Banda Aceh: Pers Universitas Syiah Kuala.

Nurgiyantoro, B. (2009). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Nurjanah, N., Sudaryat, Y., Haerudin, D., Srihilmawati, R., & Darajat, D. (2024). Implementation of Merdeka curriculum for Sundanese language subject towards the era of Smart Society 5.0. Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation, 4(3), 428–435.

Pebriyani, D., Sutisnawati, A., & Hamdani, L. (2023). Peningkatan Keterampilan Menulis Bahasa Sunda Menggunakan Media Flashcard Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1369–1377. doi: https://doi.org/10.31949/educatio.v9i 3.5748

Rahmawati, E. (2010). Memainkan Permainan Tradisional yang Menyenangkan. Jakarta Barat: Katalog Dalam Publikasi.

Ridwan, M. (2015). Media Ular Tangga dalam Pembelajaran Menulis Bahasa Sunda: Studi Kuasi Eksperimental Kelas VII-C SMP PGRI Cibadak Kabupaten Sukabumi Tahun Pelajaran 2014/2015. Naskah. Tidak diterbitkan. Jurusan Pendidikan Bahasa Sunda UPI : Bandung.

Ropiah, O., Pebriyanti, D., Syahrul, N., Sunarti, S., Stephen, J., & Masduki, A. (2023). Blended learning model based on Google Classroom on the ability to read. International Journal of Language Education, 7(3), 512–514. https://doi.org/10.26858/ijole.v7i3.56009

Suardi, M., Tri, A. & Syofrianisda. (2017). Dasar-dasar Pendidikan: Vol. 13,5 x 2. Yogyakarta: Parama Ilmu.

Somantri, C., & Ropiah, O. (2025). Kemampuan menulis aksara Sunda siswa sekolah menengah atas. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(3), 1389–1400. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.6658

Taniredja, T., & Mustafidah, H. (2012). Penelitian Kuantitatif (Pengantar): Vol. 16x24cm. Bandung: Alfabet.

Yanuar, Y., Suharwoto, G., Sopandi, W., Saefudin Saud, U., Restiana Sukardi, R., & Sutinah, C. (2024). Analisis Kebutuhan dan Penggunaan Media Pembelajaran di Provinsi Jawa Barat. Jurnal TEKNODIK, 28(2).